Seputar Jodoh

PENANYA : Apa kabar farih ?
FARIH : alhamdulillah, kabar baik.


PENANYA : maaf nih langsung saja, kabar² belum pernah pacaran seumur hidup?
FARIH : ah itu, iya memang benar.


PENANYA : boleh tau alasanya?
FARIH : itu seperti masalah prinsip, saya akan hanya akan mendekati siapa yang akan saya nikahi nanti. Karena saat ini belum siap menikah jadi belum ada siapa2 yg saya dekati.


PENANYA : jadi isu2 tentang kelainan seksual itu tidak benar ya?
FARIH : itu tidak benar, saya juga seperti lelaki biasa yang bisa menyukai wanita karena rupa dan sikapnya.


PENANYA : wah berarti pernah juga mencintai wanita, bisa diceritakan kisah cinta pertamanya?
FARIH : kalau cinta pertama saat itu ketika masih TK, menginjak TK nol besar, saya menyukai wanita yg menjadi ranking 2 di kelas, saat itu saya ranking 1. Ya itulah pertama kali saya menyukai seorang wanita. Hhaa..



PENANYA : berarti ada kisah2 cinta lainya juga? Bisa diceritakan.
FARIH : sewaktu SD tiga kali mempunyai rasa suka ke wanita, dua diantaranya krn efek dari dijodoh-jodohin sama teman. Sewaktu MTs (stingkat SMP) juga dan sewaktu SMA juga ada. Beberapa karena suka dijodoh-jodohin.


PENANYA : jadi kalau dijodoh-jodohin bisa suka beneran ya?
FARIH : iya itu sih dulu, kalau sekarang hal itu sudah gak pengaruh lagi ke saya. :)


PENANYA : kalau sedang suka biasanya apa yang akan dilakuin?
FARIH : tidak ada yang dilakuin, bersikap biasa aja. Sejak kecil saya dididik untuk lebih mementingkan hal-hal lain yg lebih penting dibanding hubungan relasi antara lelaki dan wanita.


PENANYA : Kalau boleh tahu bisa sebutkan nama-nama wanita yang pernah farih sukai ?
FARIH : oh, kalau itu maaf saya tidak bisa memberitahukanya. Cukup saya dan Alloh saja yg tahu. Lagipula perasaan-perasaan itu terkadang cuma sementara, jadi seperti “cinta monyet” aja tapi tidak semuanya.


PENANYA : apa pernah merasakan perasaan suka yang sangat mendalam?
FARIH : pernah, saya juga lelaki biasa yang pernah berhari-hari berbulan-bulan kepikiran akan seseorang. Sama seperti ketika seseorang jatuh cinta, selalu terpikir tiap malam dan degup jantung serasa lebih cepat.


PENANYA : terus apa yg dilakuin saat kondisi galau seperti itu?
FARIH : tidak ada yang dilakuin, bersikap biasa aja. Serahkan sama Alloh saja.


PENANYA : Apa gak takut keduluan orang ?
FARIH : ah jodoh mah udah ada yg ngatur, kalau emang jodoh gak akan kemana-mana kok. Sama seperti rejeki, kalau memang sudah rejeki gak akan kemana-mana.


PENANYA : tapi manusia kan harus berusaha?
FARIH : iya benar sekali, tapi untuk saat ini urusan jodoh saya belum ada niatan untuk ikhtiar, jadi dibawa santai aja,  mau jauh atau dekat, masa lalu ada masa depan, kenal atau pun tidak kalau sudah jodoh hati kita berdua akan tertambat satu sama lain. Jadi gak ada yang perlu dirisaukan.


PENANYA : Kelihatanya sudah sangat yakin dengan jodohnya, apa benar sudah tau siapa jodohnya?
FARIH : Ya, saya tau siapa jodoh saya. Yang pasti dia akhwat/perempuan/wanita/cewe, sholehah InsyaAllah, baik hati seperti saya *narsis dikit gpp :D, cantik dan manis :”>


PENANYA : kalau begitu bisa sebutkan siapakah wanita yang beruntung itu?
FARIH : Sepertinya saya belum bisa menyebutkan karena saya sendiri belum tahu siapa namanya, bagaimana rupanya, tapi setidaknya saya tahu kalau dia adalah wanita yang baik hatinya. :)


PENANYA : beruntung sekali wanita itu, terima kasih telah menemani saya berbincang.
FARIH : sama-sama, senang bisa berbagi juga.

*semua adegan adalah rekasanya tapi isi materi adalah fakta :">
Saya tau teman2 sangat perhatian dg saya, terima kasih telah memperhatikan nasib "perjodohan" saya.. hhaa..
huhuhu,, saya terharu..

Repost from : http://www.facebook.com/notes/farih-l-ibad/pertanyaan-jodoh/10150268035291328

Comments